Belajar ke Negeri Belanda itu mudah. Anda tidak harus menguasai bahasa Belanda karena kuliah berlangsung dalam bahasa Inggris.
Hidup dan tinggal lama di negara kincir angin memang banyak memberikan inspirasi bagi 4 orang alumni Belanda untuk meluapkan ide-idenya dalam bentuk tulisan.
Menarik untuk menyelami kehidupan mahasiswa Indonesia ala “Belanda” yang dituangkan dalam bentuk novel setebal 477 halaman. Menampilkan Lintang, Banjar, Wicak, Daus, dan Geri sebagai tokoh dibalik buku ini. Sebuah karya cipta luar biasa yang ditelurkan oleh mereka yang terkenang akan sudut-sudut Belanda.
Berikut sinopsisnya:
Kata siapa kuliah di luar negeri itu gampang?
Perkenalkan Lintang, Banjar, Wicak, Daus, dan Geri. Lima anak manusia terlahir di Indonesia, terdampar bersekolah di tanah kompeni demi meraih gelar S2.
Mulai dari kurang tidur karena bergadang demi paper, kurang tenaga karena mesti genjot sepeda 5 km bolak balik ke kampus setiap hari, sampai kurang duit hingga terpaksa mencari pekerjaan paruh waktu; semua pernah mereka alami.
Selain menjalani kisah susah senangnya jadi mahasiswa rantau di Eropa, mereka juga menjalin persahabatan, berbagi survival tips hidup di Belanda, serta bergelut dalam upaya menjawab pertanyaan yang pasti sempat terlintas di benak semua mahasiswa yang pernah bersekolah di luar negeri : Untuk apa pulang ke Indonesia?
Dalam perjalanan menemukan jawaban masing-masing, takdir menuntut mereka memiliki keteguhan hati untuk melampaui rintangan, menggapai impian, serta melakukan hal yang paling sulit: the courage to love!
Segera dapatkan, Negeri van Oranje, beredar 26 Maret 2009.
Selengkapnya bisa di klik disini
Kompetisi Blog Studi di Belanda akhirnya diluncurkan Rabu kemarin (11/03) di Oranye Concept Lounge. Hadir dalam peluncuran tersebut Marrik Bellen, Direktur Neso Indonesia, Raditya Dika Kambing Jantan, Antyo dagdigdug, dan Wicaksono Ndoro Kakung.
Sebagai seseorang yang pernah merasakan langsung pengalaman Summer Course di Belanda, Radit yang baru aja meluncurkan film terbarunya mengungkapkan, kita gak perlu takut kendala bahasa Belanda, karena bahasa Inggris dipergunakan oleh hampir semua masyarakat Belanda, termasuk program studinya. Bayangkan, ada lebih dari 1400 program studi berbahasa Inggris.
Hadir teman-teman dari media cetak, antara lain dari Aneka, BGirl, Cosmo Girl, Keren Beken, Media Indonesia, Republika, Antara dan Iradio.
Kompetisi blog ini menjadi unik, karena hadiahnya yang sangat menggiurkan. Gak tanggung-tanggung, Neso akan memberangkatkan pemenang pertama untuk masing-masing kategori (wartawan dan non wartawan) untuk merasakan sendiri Summer Course di Belanda.
Cara ikutannya gimana? Peserta tentu saja harus punyablog pribadi, berdomisili di Indonesia, berusia antara 17-28 tahun (untuk non wartawan) dan maksimal 35 tahun (untuk wartawan). Silakan klik di sini untuk informasi selengkapnya.
Neso Indonesia tidak lama lagi akan mengundang teman-teman untuk ikut Kompetisi Blog Studi di Belanda berhadiah Summer Course ke Belanda.
Tertarik?
Tunggu tanggal mainnya!
Info lebih lanjut, klik disini