Selamat Datang

Belajar ke Negeri Belanda itu mudah. Anda tidak harus menguasai bahasa Belanda karena kuliah berlangsung dalam bahasa Inggris.

Archive for May, 2009

Kompetisi Blog Studi di Belanda sudah ditutup dan telah menyelesaikan babak penjurian. Tim juri yang terdiri dari Wicak Ndoro Kakung, Enda Nasution dan Raditya Dika telah bekerja ekstra keras untuk dapat melakukan penilaian terhadap total 316 posting untuk semua kategori yang masuk ke panitia kompetiblog.  Dari 316 total posting yang terjaring, akhirnya tim juri sepakat untuk memilih 3 blog terbaik untuk masing-masing kategori.

Masing-masing pemenang nantinya akan dihubungi oleh pihak panitia melalui email untuk pemberitahuan resminya dan pemberian hadiah akan dilakukan di kantor Neso Indonesia untuk waktu yang akan ditentukan kemudian.

Inilah 2 blogger yang beruntung mendapatkan hadiah Summer Course ke Belanda, sebagai pemenang pertama Kompetiblog Studi di Belanda:

Kategori Wartawan: Ratna Ariyani (Bisnis Indonesia) untuk posting yang berjudul Bergerak Menuju Holland.

Kategori Umum: Dian Inawati untuk posting yang berjudul Pak Janggut dan Komunitas Global

Juara ke-2 dan ke-3 untuk masing-masing kategori adalah sebagai berikut:

Kategori Wartawan:

Juara 2:  Suhartono (Jurnal Nasional) dalam tulisan yang berjudul Demi Nuffi van Holland

Juara 3: Rizky Amelia (Koran Jakarta) dalam tulisan yang berjudul Sekampus dengan Ratu Belanda, Sebuah Pengalaman Mahasiswi Indonesia di Belanda

Kategori Umum:

Juara 2: Hanny Kusumawati dalam tulisan yang berjudul Belajar Berbeda di Belanda

Juara 3: Putri Trapsiloningrum dalam tulisan yang berjudul Jangan Studi di Belanda

Pemenang ke-2 akan mendapatkan hadiah notebook  sedangkan pemenang ke-3 akan mendapatkan hadiah kamera digital.

Selamat kepada para pemenang!

Info lengkap bisa dilihat di sini

2918_76864673158_612958158_1723950_6422690_n

“Kalau novel ini merupakan kisah pribadi kami ber-empat, maka novel ini tidak akan pernah selesai”, begitu jawab Adept Lenggana Widiarsa salah satu dari empat penulis novel Negeri van Oranje menanggapi pertanyaan salah satu hadirin yang menganggap bahwa cerita dalam novel ini adalah kisah pribadi para penulis dan bukan cerita fiksi.

“Tentu saja pengalaman pribadi kami selama studi di Belanda tidak bisa terlepas dari novel ini. Pengalaman dari teman-teman kami di masa studi pun banyak yang menginspirasi cerita ini,” imbuh Wahyunigrat.

Lebih dari 50 orang datang pada acara peluncuran novel tersebut Jumat malam minggu lalu di FAB café, yang terletak di toko buku Gramedia, Grand Indonesia.

Negeri van Oranje adalah sebuah novel kolaborasi empat alumni Belanda. Tiga diantaranya adalah penerima beasiswa. Wahyuningrat dan Annisa Tyas Purwanti merupakan penerima beasiswa StuNed pada tahun 2006. Rizki Pandu Permana mendapatkan beasiswa NFP (Netherlands Fellowship Programme) pada tahun 2003. Neso Indonesia merupakan lembaga non profit yang mengurus beasiswa StuNed dan berperan dalam proses administrasi dan seleksi beasiswa NFP.

Suasana santai diselingi gelak tawa mewarnai sesi diskusi. Wahyuningrat yang akrab dipanggil Wahyu  berkali-kali tidak dapat menahan tawanya saat menceritakan beberapa pengalaman mereka saat studi di Belanda.

Keingintahuan para hadirin mengenai studi di Belanda membawa Adept dan Wahyu kembali ke masa lalu, mengingat kembali saat-saat bagaimana mereka menempuh studi S2 di Belanda dengan segala suka dan dukanya, dan kemudian membaginya dengan mereka yang hadir. Sayang dua penulis lainnya yaitu Annisa dan Rizki berhalangan datang.

Acara peluncuran novel ini juga digunakan para alumni Belanda sebagai ajang reuni. Banyak rekan seperjuangan para penulis novel NVO saat studi di Belanda dulu yang hadir. Selain itu para penerima beasiswa StuNed yang saat ini sedang mengikuti EAP (English for Academic Purpose) selama 5 bulan di Jakarta dan dijadwalkan untuk berangkat ke Belanda tahun ini juga tak ketinggalan untuk hadir. Mereka sangat tertarik dengan tips-tips mengenai hidup dan studi di Belanda yang sangat detail dan akurat yang terdapat dalam novel berjumlah 477 halaman ini.

Ekki Imanjaya, seorang pengamat film dan alumni dari Universiteit van Amsterdam ikut menyemarakkan diskusi dan memberikan komentarnya terhadap kejelian para penulis NVO dalam mengangkat hal-hal nyata yang dialami oleh para mahasiswa secara detail. Ramuan  fiksi dan informasi yang diperlukan bagi mereka yang hendak melanjutkan studi di Negara kincir angin ini disajikan dengan tepat sehingga enak untuk dinikmati.

“Kami dari Neso Indonesia bangga dengan bakat keempat alumni Belanda ini. Kami merasa buku ini akan sangat berguna bagi para mahasiswa yang akan berangkat ke Belanda dan oleh karena itu berencana untuk memberikan novel NVO kepada setiap penerima beasiswa yang akan berangkat ke Belanda tahun ini”, begitu komentar Monique Soesman, Head of Scholarships section Neso Indonesia ketika dimintai pendapatnya tentang novel NVO.

Diskusi semakin hangat dengan banyaknya pertanyaan dari yang hadir. Pembagian door prize dari penerbit Bentang dan Neso Indonesia mengakhiri acara malam itu. (we)

Neso Open House

Tertarik gak untuk mendapatkan informasi tentang Studi di Belanda dari sumber terpercaya? kalau selama ini punya informasi masih sebagian-sebagian, akan lebih baik kalau kita bisa memperoleh informasi yang lengkap dan komprehensif.

Biasanya dikepala kita kalau ingin melanjutkan studi di luar negeri akan muncul banyak pertanyaan. Terkait dengan:
- Hal-hal apa aja sih yang harus dipersiapkan?
- Informasi jurusan dan prospek karir nya seperti apa?
- Mau lihat-lihat brosur program studi nya
- Biaya kuliah dan biaya hidupnya brapa?
- Ada informasi beasiswa gak?

Kalau pertanyaan-pertanyaan seperti itu muncul dikepala, maka tempat yang paling tepat mencari jawabannya adalah:

Datang ke:

NESO OPEN HOUSE

Presentasi dan informasi mengenai:

Studi di Belanda

Pilihan program studi Berbahasa Inggris

Beasiswa studi di Belanda

Tempat:

Netherlands Education Support Office Indonesia

Jumat, 15 Mei 2009 @ 14.00

Kantor Neso Indonesia

Menara Jamsostek Lt.20

Jl. Gatot Subroto No. 38 Jakarta 12710

Please confirm your attendance ASAP!!

Inty 021 52902172 ext 214

email: inty.dienasari@nesoindonesia.or.id