Belajar ke Negeri Belanda itu mudah. Anda tidak harus menguasai bahasa Belanda karena kuliah berlangsung dalam bahasa Inggris.
Want to study in Holland?
“Higher education in the Netherlands offers more than 1,400 programmes in English. English proficiency is a key requirement to enter universities. IELTS is the most widely accepeted language test for institutions in the Netherlands. More than 80% of foreign students in the Netherlands hold an IELTS score which has played a key role in helping students successfully complete their degrees”
Marrik Bellen, Director of Nuffic-Neso Indonesia.
Nuffic-Neso Indonesia bekerja sama dengan IALF Surabaya menyelenggarakan “HOLLAND EDUCATION MONTH”.
Berbagai acara dan lomba akan digelar diantaranya: Book Review Competition, Dutch Mini Photo Studio, Candid Photo Competition, Clog Race, Poffertjes Eating Competition, Dutch Language Class dan tentunya free Placement Test IELTS di IALF. Berikut agenda kegiatan:

10 Aug – 1 Sept 2009
Book review competion
18 Aug – 16 Sept 2009
Free placement test (syarat dan ketentuan berlaku)
31 Aug – 17 Sept 2009
Pameran foto karya alumni Belanda
2 Sept 2009
IELTS one-day workshop
14 Sept 2009
Dutch language class: An introduction, part I
15 Sep 2009
Computer Workshop: Effective Internet Search Strategies
Courtesy of D-Net
16 Sep 2009
Dutch language class: An introduction, part II
Conversation Night: Traces of Holland in Surabaya
17 Sep 2009
Book discussion: Negeri van Oranje
A Night in Holland
Acara “Holland Education Month” didukung oleh radio prambors sebagai media partner.
Informasi lebih lanjut dapat menghubungi:
Nuffic-Neso Indonesia
Kantor Surabaya: 031 - 298 1328 / nesosurabaya@nesoindonesia.or.id
IALF Surabaya: 031 502 6400 / ieltsadminsby@ialf.edu


Nuffic Neso Indonesia dan Ikaned mengumumkan hasil kompetisi foto dan video yang telah berakhir 20 Juli 2009 lalu. Tim juri kompetisi foto terdiri dari Arbain Rambe, wartawan foto koran Kompas, Marrik Bellen, Direktur Nuffic Neso Indonesia dan Irma R. Damayanti, wartawan The Jakarta Post, lulusan Universitas Utrecht, mewakili alumni Belanda.
Jumlah total foto yang diterima oleh panitia melalui e-mail sebanyak 211 buah dari 50 peserta yang sedang melanjutkan studi dan tinggal di beberapa kota di Belanda. Untuk kompetisi video, panitia menerima 18 karya yang dikirimkan oleh 10 mahasiswa Indonesia. Seleksi dilakukan berdasarkan kriteria foto dan video yang telah diberikan. Pertama dari segi orisinalitas, kemudian kreativitas dan ketiga kesesuaian tema, yakni studi dan tinggal di Belanda.
Setelah melalui diskusi dan argumentasi, tim juri berhasil memilih sejumlah foto untuk akhirnya terpilih 3 terbaik yakni:

Berikut pemenang kompetisi video studi di Belanda:
Mengenai foto juara ke-1, Arbain Rambe berkomentar, “foto pemenang pertama berhasil menangkap suasana keseharian mahasiswa Indonesia dan menggambarkan kondisi penegakan hukum di Belanda dalam cara yang ‘fun’. Foto ini unik karena terlihat spontan, ekspresif dan idenya orisinall”
Sedangkan untuk video pemenang pertama, Marrik Bellen mengatakan, “video karya Widyoseno E Muchsin memenuhi kriteria yakni kreatifitas, teknik yang baik dan berhasil menyampaikan pesan untuk memberikan informasi yang lengkap tentang studi di Belanda.”
Seluruh pemenang akan dihubungi oleh Nuffic-Neso Indonesia untuk pengiriman hadiahnya.
Untuk perbaikan terlaksananya kompetisi ini di masa yang mendatang, kritik dan saran dapat dikirimkan ke lombafotoneso@gmail.com atau hef@nesoindonesia.or.id.
Selamat kepada para pemenang dan teruslah berkarya!